Penting! Modul PHP yang wajib diinstall di server

Pengalaman mengelola Virtual Private Server (VPS) tanpa control panel, secara teknis akan lebih banyak pengetahuan, sebab semuannya diinstall dan dikonfigurasikan manual satu per satu, contoh kecilnya saat instalasi web server Apache/Nginx, kita akan tahu persis konfigurasi yang telah dibuat, manakala terjadi error akan tahu dimana letak file log yang sudah disetup dan kemudian memeriksa, mencari solusi dan kemudian menyelesaikan permasalahan yang terjadi.

Seperti pengalaman saya sewaktu upload gambar untuk keperluan posting di blog ini, ternyata WordPress gagal membuat thumbnail yang seharusnya sesuai dengan beberapa ukuran yang sudah saya atur. Hasilnya untuk troubleshooting tersebut akhirnya saya menyadari bahwa module PHP GD belum terinstall.

Jadi solusi untuk WordPress yang tidak bisa meng-generate tumbnail adalah dengan menginstall PHP GD.

Sepertinya yang kita ketahui, GD library adalah library gambar grafis yang menyediakan alat untuk memanipulasi data gambar.  Lib GD digunakan untuk memproses gambar untuk menghasilkan pratinjau galeri dan gambar ukuran thumbnail secara otomatis.

Di WordPress PHP GD ini digunakan pada functions di dalam file berikut:

wp-admin\includes\image-edit.php
wp-admin\includes\image.php
wp-includes\media.php

Dan, pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi pengalaman sekaligus membuat daftar module dan library PHP apa saja yang wajib diinstall di server?, yang dalam hal ini maksudkan untuk server yang dikonfigurasikan untuk menjalankan website, khususnya yang menggunakan WordPress, namun bisa dikatakan modul-modul ini adalah yang paling umum diinstall agar website berfungsi maksimal.

Daftar modul PHP dan library yang wajib diinstall

Berikut adalah nama-nama module dan library PHP yang wajib dan disarankan untuk diinstall di server khususnya website yang menggunakan WordPress. Untuk mempelajari tentang modul tersebut silahkan klik link terkait dari setiap nama modul / library.

Untuk penggunaan PHP dengan versi berbeda (PHP 5 dan PHP 7) berikut daftar modul PHP untuk dieksekusi.

Pengguna PHP 5:

  • php5-cli
  • php5-dev
  • php5-fpm
  • php5-cgi
  • php5-mysql
  • php5-xmlrpc
  • php5-curl
  • php5-gd
  • php-apc (tidak diharuskan tapi direkomendasikan)
  • php-pear
  • php5-imap
  • php5-mcrypt
  • php5-pspell

Cara Install module php5

Untuk pengguna Ubuntu, tinggal tambahkan perintah apt-get install dan untuk CentOS, tambahkan perintah yum install, contoh : yum install php5-cli php5-dev dan seterusnya…

Sedangkan untuk pengguna PHP 7 berikut list modul dan librarynya:

  • php7.0-common
  • libapache2-mod-php7.0
  • php7.0-cli php7.0-common

Paket php7.0-common akan menginstall beberapa modul berikut:

/usr/lib/php/20151012/calendar.so
/usr/lib/php/20151012/ctype.so
/usr/lib/php/20151012/exif.so
/usr/lib/php/20151012/fileinfo.so
/usr/lib/php/20151012/ftp.so
/usr/lib/php/20151012/gettext.so
/usr/lib/php/20151012/iconv.so
/usr/lib/php/20151012/pdo.so
/usr/lib/php/20151012/phar.so
/usr/lib/php/20151012/posix.so
/usr/lib/php/20151012/shmop.so
/usr/lib/php/20151012/sockets.so
/usr/lib/php/20151012/sysvmsg.so
/usr/lib/php/20151012/sysvsem.so
/usr/lib/php/20151012/sysvshm.so
/usr/lib/php/20151012/tokenizer.so

WordPress membutuhkan modul berikut:

  • php7.0-curl
  • php7.0-gd
  • php7.0-mbstring
  • php7.0-mcrypt
  • php7.0-pspell
  • php7.0-zip

Cara install module dan library php7

Cara eksekusinya mudah, karena saya pengguna Ubuntu, maka :

apt-get install php7.0-common libapache2-mod-php7.0 php7.0-cli php7.0-curl php7.0-gd php7.0-mbstring php7.0-mcrypt php7.0-pspell php7.0-zip

Dengan menambahkan paket dari John Blackbourn, pengguna WP-CLI dapat dengan mudah mengecek apakah extension yang diperlukan oleh WordPresss sudah terinstall atau belum, yaitu dengan menjalankan perintah berikut:

wp ext required

Hasilnya

$ wp ext required
+-----------+-----------+
| extension | installed |
+-----------+-----------+
| curl      | 1         |
| date      | 1         |
| dom       | 1         |
| filter    | 1         |
| ftp       | 1         |
| gd        | 1         |
| hash      | 1         |
| iconv     | 1         |
| json      | 1         |
| libxml    | 1         |
| mbstring  | 1         |
| mysqli    | 1         |
| openssl   | 1         |
| pcre      | 1         |
| posix     | 1         |
| SimpleXML | 1         |
| sockets   | 1         |
| SPL       | 1         |
| tokenizer | 1         |
| xml       | 1         |
| xmlreader | 1         |
| zlib      | 1         |
+-----------+-----------+
Success: All required extensions are installed

Atau juga bisa dengan wp ext recommended dan mengecek dengan perintah wp ext check. Jika ada yang belum terinstall akan ada keterangan “Error: Some extensions are not installed”.

Kecuali tambah ilmu,  jadi kesimpulannya dari pengalaman dan posting yang terbuat ini adalah, merepotkan. Sebenarnya, kalau ada uang berlimpah, saya memilih menggunakan control panel yang fiturnya sudah lengkap, jadi tak perlu repot. Atau paling tidak, memilih untuk order Jasa Setting VPS, kemudian tinggal ngeblog sesuka hati 😀

No ratings yet.

Please rate this

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *