PHP : Membuat Hari dan Tanggal Indonesia

Tutorial kali ini membahas PHP (Hypertext Preprocessor), dengan contoh membuat Hari dan Tanggal dengan menggunakan Bahasa Indonesia yang simple dan mudah. Ikuti langkah berikut.

Buat Function

Membuat Function PHP untuk mereplace hari dan bulan menggunakan Bahasa Indonesia, sebagai contoh : Sunday akan digantikan Minggu dan January akan digantikan menjadi Januari sesuai fungsi PHP str_replace dan array. Buat file tanggal.php kemudian copy/paste kode berikut:

 <?php
 
    function tglIndonesia($str){
       $tr   = trim($str);
       $str    = str_replace(array('Sun', 'Mon', 'Tue', 'Wed', 'Thu', 'Fri', 'Sat', 'January', 'February', 'March', 'April', 'May', 'June', 'July', 'August', 'September', 'October', 'November', 'December'), array('Minggu', 'Senin', 'Selasa', 'Rabu', 'Kamis', 'Jum\'at', 'Sabtu', 'Januari', 'Februari', 'Maret', 'April', 'Mei', 'Juni', 'Juli', 'Agustus', 'September', 'Oktober', 'November', 'Desember'), $tr);
       return $str;
   }
      
 ?>

Cara menggunakan Function

Untuk menggunakan function PHP yang telah kita buat dan menampilkan hari dan tanggal dalam Bahasa Indonesia lakukan seperti contoh berikut:

<?php echo tglIndonesia(date('D, d F, Y')); ?>

Keterangan:

D : Hari
d : Tanggal
F : Bulan
Y : Tahun

Output:

Minggu, 24 Januari, 2016

Simple dan mudah bukan?

Cara Upgrade PHP dan MySQL di VPS CentOS

Cara Upgrade PHP dan MySQL di VPS CentOS

Sebelumnya ada cerita ni gan yang mungkin agan juga akan mengalaminya saat migrasi ke VPS yakni pada saat import Database MySQL. Errornya cuma satu line aja yaitu seperti keterangan berikut:

ERROR 1273 (HY000) at line 55 in file: '/var/www/html/database.sql': Unknown collation: 'utf8mb4_unicode_ci'

Kalau diserver agan mengalami error seperti diatas solusinya adalah Upgrade PHP dan Database MySQL gan. Nah Begitu juga dengan pengalaman pada server ane, ternyata error tersebut dikarenakan versi Database MySQL yang ane gunakan berbeda, pada sever lama versi DB MySQL lebih baru. Untuk itu ane upgrade sekalian deh PHP dan MySQL di VPS ane yang baru:

Langkah Cara Upgrade PHP dan MySQL di VPS CentOS mudah saja gan, mau linux CentOS versi berapa aja menurut saya caranya sama aja cuma beda saat add EPEL dan Remi Repositorynya saja. Kemudian untuk diketahui pada system ane install LEMP atau Linux, Nginx, MySQL, dan PHP-FPM. Oke Simak langkah-langkahnya berikut ini:

1. Add Repository EPEL

RHEL/CentOS 6 32-Bit

wget http://download.fedoraproject.org/pub/epel/6/i386/epel-release-6-8.noarch.rpm
rpm -ivh epel-release-6-8.noarch.rpm

Untuk RHEL/CentOS 6 64-Bit

wget http://download.fedoraproject.org/pub/epel/6/x86_64/epel-release-6-8.noarch.rpm
rpm -ivh epel-release-6-8.noarch.rpm

Untuk RHEL/CentOS 7 64-Bit

wget http://dl.fedoraproject.org/pub/epel/7/x86_64/e/epel-release-7-2.noarch.rpm
rpm -ivh epel-release-7-2.noarch.rpm

2. Add Remi Repository

Untuk CentOS 6

wget http://rpms.famillecollet.com/enterprise/remi-release-6.rpm
rpm -Uvh remi-release-6.rpm

Untuk CentOS 7

wget http://rpms.famillecollet.com/enterprise/remi-release-7.rpm
rpm -Uvh remi-release-7.rpm

3. Edit Config Remi

vi /etc/yum.repos.d/remi.repo

Edit menjadi seperti yang ditandai Merah berikut ini, yang tadinya 0 menjadi 1:

# Repository: http://rpms.remirepo.net/
# Blog:       http://blog.remirepo.net/
# Forum:      http://forum.remirepo.net/

[remi]
name=Remi's RPM repository for Enterprise Linux 6 - $basearch
#baseurl=http://rpms.remirepo.net/enterprise/6/remi/$basearch/
mirrorlist=http://rpms.remirepo.net/enterprise/6/remi/mirror
enabled=1
gpgcheck=1
gpgkey=file:///etc/pki/rpm-gpg/RPM-GPG-KEY-remi

[remi-php55]
name=Remi's PHP 5.5 RPM repository for Enterprise Linux 6 - $basearch
#baseurl=http://rpms.remirepo.net/enterprise/6/php55/$basearch/
mirrorlist=http://rpms.remirepo.net/enterprise/6/php55/mirror
# WARNING: If you enable this repository, you must also enable "remi"
enabled=1
gpgcheck=1
gpgkey=file:///etc/pki/rpm-gpg/RPM-GPG-KEY-remi

[remi-php56]
name=Remi's PHP 5.6 RPM repository for Enterprise Linux 6 - $basearch
#baseurl=http://rpms.remirepo.net/enterprise/6/php56/$basearch/
mirrorlist=http://rpms.remirepo.net/enterprise/6/php56/mirror
# WARNING: If you enable this repository, you must also enable "remi"
enabled=0
gpgcheck=1
gpgkey=file:///etc/pki/rpm-gpg/RPM-GPG-KEY-remi

[remi-test]
name=Remi's test RPM repository for Enterprise Linux 6 - $basearch
#baseurl=http://rpms.remirepo.net/enterprise/6/test/$basearch/
mirrorlist=http://rpms.remirepo.net/enterprise/6/test/mirror
# WARNING: If you enable this repository, you must also enable "remi"
enabled=0
gpgcheck=1
gpgkey=file:///etc/pki/rpm-gpg/RPM-GPG-KEY-remi

[remi-debuginfo]
name=Remi's RPM repository for Enterprise Linux 6 - $basearch - debuginfo
baseurl=http://rpms.remirepo.net/enterprise/6/debug-remi/$basearch/
enabled=0
gpgcheck=1
gpgkey=file:///etc/pki/rpm-gpg/RPM-GPG-KEY-remi

[remi-php55-debuginfo]
name=Remi's PHP 5.5 RPM repository for Enterprise Linux 6 - $basearch - debuginfo
baseurl=http://rpms.remirepo.net/enterprise/6/debug-php55/$basearch/
enabled=0
gpgcheck=1
gpgkey=file:///etc/pki/rpm-gpg/RPM-GPG-KEY-remi

[remi-php56-debuginfo]
name=Remi's PHP 5.6 RPM repository for Enterprise Linux 6 - $basearch - debuginfo
baseurl=http://rpms.remirepo.net/enterprise/6/debug-php56/$basearch/
enabled=0
gpgcheck=1
gpgkey=file:///etc/pki/rpm-gpg/RPM-GPG-KEY-remi

[remi-test-debuginfo]
name=Remi's test RPM repository for Enterprise Linux 6 - $basearch - debuginfo
baseurl=http://rpms.remirepo.net/enterprise/6/debug-test/$basearch/
enabled=0
gpgcheck=1
gpgkey=file:///etc/pki/rpm-gpg/RPM-GPG-KEY-remi

Simpan kemudian exit :wq

4. Update System

yum udpate -y

Tunggu bentar sampai selesai

5. Check PHP Version

php -v

Pada kasus ane, versi PHP ane upgrade ke PHP 5.5.27, nah Jika berhasil akan tampil seperti berikut:

PHP 5.5.27 (cli) (built: Jul 13 2015 07:13:05)
Copyright (c) 1997-2015 The PHP Group
Zend Engine v2.5.0, Copyright (c) 1998-2015 Zend Technologies

6. Upgrade MySQL Database

mysql_upgrade -u root -p

Masukkan password seperti biasanya kemudian enter.

7. Check MySQL Version

mysql -u root -p

Masukkan password seperti biasanya kemudian enter
Ketik kode berikut kemudian enter

SELECT @@version;

Jika berhasil maka akan keluar seperti berikut:

+-----------+
| @@version |
+-----------+
| 5.5.45    |
+-----------+
1 row in set (0.00 sec)

Sederhana

Dari pengalaman yang ane dapet sebelum import data SQL sebaiknya versi dari MySQL disamakan atau keduanya sama-sama diupgrade agar saat migrasi ke server lain jadi mudah.

Thanks to: servermom.org

Tips Keamanan Website PHP & WordPress

Tips Keamanan Website PHP & WordPress

Setelah anda berhasil membangun website pada server anda sendiri hal penting selanjutnya adalah fokus pada keamanan website. Pada postingan kali ini ada sedikit tips security website yang menggunakan Bahasa Pemograman PHP yaitu men-disable function berbahaya php. Karena function ini toh juga mungkin tak akan pernah dipakai jika website kontenya cuma curhat-curhatan seperti website coklat.org.

Tips Keamanan Website PHP & WordPress

Tips Keamanan Website PHP

Caranya login SSH dengan Putty. Kemudian buat file konfigurasi tambahan yang bisa anda letakkan pada folder /etc/php.d/

vi /etc/php.d/security.ini

Kemudian paste kode berikut:

disable_functions =exec,passthru,shell_exec,system,proc_open

Ctrl+C kemudian :wq untuk menyimpan dan keluar dari vim editor.

Restart Server

service httpd restart

Dengan men-disable function tersebut maka otomatis script php yang menggunakan sistem shell akan dibatasi. ini hanya sebagian kecil dari langkah-langkah untuk membuat website aman, masih banyak hal lainya seperti menggunakan firewall / setting iptable dll. Namun begitu, ini juga langkah yang penting. Untuk mempelajari kemanan pada web server khususnya yang menggunakan PHP silahkan pelajari di Linux: 25 PHP Security Best Practices For Sys Admins – Cyberciti.biz.

Tips Mengamankan Website yang lain adalah:

Jangan lupa Back-up secara rutin file-file dan database. Jika menggunakan WordPress berikut caranya.

1. Download wp-config.php
Backup wp-config dengan cara mendownloadnya menggunakan FIleZilla FTP atau yang lain.

2. Buat arsip folder wp-content

cd /var/www/html
tar -cvf backup_an_2015.tar wp-content

3. Download arsip wp-content

Download arsip wp-content menggunakan browser atau via FTP, bisa juga disimpan pada server yang lain khusus untuk backup, download via wget. Setelah file backup diunduh langsung hapus file backup-an tersebut dari server.

4. Backup Database

mysqldump -u root -p namaDatabase > backup_2015.sql

5. Download Database

Download database menggunakan browser atau via FTP, bisa juga disimpan pada server yang lain khusus untuk backup, download via wget. Setelah file backup diunduh langsung hapus file backup-an tersebut dari server.

Catatan:

Software-software dan Operasi sistem yang dipakai dalam membuat website hendaknya rutin diUpdate / Upgrade, tetap cool saat website tak “aman” “(tak ada yang sempurna dan tak ada pula yang abadi didunia ini gan, banyak orang berkata -Hanya Game-….. tapi kalau kena dalam hati jengkel juga ___haha)”.